SEJARAH SEARCH ENGINE
1).Sejarah Mesin Pencari
Dalam sejarah mesin pencari, salah satu mesin pencari yang paling awal adalah sebuah program yang disebut Archie (tunjuk gambar), yang memulai debutnya pada tahun 1990 dimana pada program Archie memungkinkan orang untuk mengakses dan mencari nama file dari suatu halaman web.
Tapi, Archie tidak bisa membuka situs web yang dituju,namun bisa langsung mendownload file yang dicari. Seiring berkembangnya teknologi tumbuh berbagai jenis mesin pencari di internet dengan fitur yang ditawarkan berbeda-beda. Kemudian sekitar tahun 1998 Google.com mulai diluncurkan dan digunakan oleh publik. Saat ini Google merupakan mesin pencari yang pling banyak digunakan. Mesin pencari lainnya yang cukup banyak digunakan diantaranya: Bing (dulunya msn search), Yahoo!, dan Baidu.
Fungsi utama mesin pencari bagi Anda pemilik bisnis, adalah untuk mendapatkan pengunjung potensial yang dapat menjadi calon pelanggan Anda. Semua mesin pencari pada dasarnya berkerja dengan cara yang sama, yaitu ketika orang ingin menemukan sesuatu, kemudian memasukkan kata atau kalimat yang disebut permintaan pencarian, mesin pencari akan menampilkan daftar hasil pencarian yang paling relevan untuk membantu pencari menemukan apa yang mereka cari.
Anda tentu ingin bisnis Anda muncul di daftar hasil pencarian, sehingga ketika konsumen mengetik kata yang berhubungan dengan bisnis Anda, maka akan keluar bisnis Anda. Oleh karena itu mesin pencari menjadi tempat / cara yang tepat untuk memasarkan bisnis Anda karena ini adalah cara untuk menargetkan orang yang sudah mencari Anda sehingga ini dapat menjadi strategi pemasaran online yang baik untuk bisnis Anda.
Semakin baik posisi halaman website Anda di Google / mesin pencari maka peluang untuk mendapatkan pengunjung (trafik) potensial akan semakin besar. Pengunjung potensial inilah yang nantinya akan menjadi calon customer bisnis Anda.
https://idcloudhost.com/mengenal-apa-itu-mesin-pencari-serta-cara-kerja-dan-jenisnya/
2).Sejarah Mesin Pencari (Search Engine): Dari 1990 Hingga Sekarang
Pondasi Sistem
Sejarah mesin pencari memang belum berlangsung lama. Baru sekitar tiga dekade ke belakang. Maklum, internet pun baru lahir pada akhir 1980-an atau awal 1990-an.
Archie

Mesin pencari pertama yang muncul saat itu adalah Archie. Ada pula yang menyebutnya dengan Archive. Bentuknya merupakan situs berbentuk FTP yang menyediakan daftar situs yang bisa diunduh oleh mereka yang membutuhkan.
Karena kapasitas yang masih sangat terbatas, Achie hanya menyediakan nama situs saja dalam daftar yang mereka buat. Tapi untuk konten dari situs tersebut tidak ada keterangannya.
Di era ini, standar sebuah mesin pencari sudah mulai dibangun. Adalah Martijn Kojer yang membuat semacam standardisasi sebuah mesin pencari. Sistem bernama Robots ini bisa mengetahui apakah harus mengindeks atau tidak terhadap isi dari sebuah situs.
Namun demikin, para Webmaster bisa menahan robots agar tidak mengindeks situs mereka. Atau bisa hanya mengindeks beberapa halaman situs saja.
Aliweb

Martijn Kojer kemudian menciptakan Aliweb pada Oktober 1993. Mesin pencari ini memberi kesempatan penggunanya untuk mengunggah halaman situs yang ingin terindeks di dunia maya.
Lengkap dengan deskripsi dari halaman tersebut yang terdapat dalam meta info yang dibuat.
Altavista

Satu tahun kemudian, Altavista muncul sebagai salah satu raksasa internet kala itu. Menyediakan fasilitas unlimited bandwith sehingga para peselancar bisa mencari informasi dengan lebih nyaman. Teknik dan sistem algoritma pencariannya pun sudah lebih maju.
Dalam perkembangannya, sistem yang dikembangan Altavista banyak yang tidak pas dengan kebutuhan masyarakat. Altavista pun justru makin ditinggalkan. Hingga akhirnya Overture mengambilalih kepemilikan Altavista pada 2003.
Yahoo

Overture membayar 80 juta dolar AS dalam bentuk saham dan 60 juta dolar AS dana tunai. Masih di tahun yang sama, Overture kemudian diambilalih Yahoo, sekaligus mengakhiri perjalanan Altavista di dunia maya.
Sebelum mengakusisi Overture, Yahoo sudah lama mendominasi dunia maya. Yahoo sudah aktif dalam dunia mesin pencari sejak April 1994.
Dibentuk oleh David Filo dan Jerry Yang, pada awalnya mesin pencari Yahoo hanya menyediakan data dari berbagai situs yang memang sudah banyak dikenal orang.
Para pemilik atau pengelola situs pun bisa menambahkan informasi yang dimiliki secara gratis. Namun, untuk fitur yang lengkap ada biaya yang harus dibayarkan.
Sayangnya, Yahoo kurang aktif mengembangkan sistem dalam mesin pencari milik mereka hingga kurang bisa memuaskan para peselancar dunia maya.
Lycos

Kekurangan yang dimiliki Yahoo dimanfaatkan oleh Lycos untuk menjadi salah satu mesin pencari favorit di era awal ini.
Lycos pertama muncul pada Juli 1994 dengan menyajikan sebuah katalog yang berisi 54.000 dokumen. Angka ini memang sangat kecil untuk saat ini, namun kala itu sudah termasuk besar.
Dengan terus mengembangkan sistem, Lycos pun bisa mengindeks 394.000 dokumen dalam waktu satu bulan. Angka ini bertambah menjadi 1,5 juta dokumen pada Januari 1995.
Pada November 1996, Lycos bahkan sudah mampu mengidentifikasi lebih dari 60 juta dokumen. Kemampuan terbesar dari seluruh mesin pencari yang ada saat itu.
Kelahiran Google
Namun, perkembangan pesat yang dimiliki Lycos akhirnya harus tertahan oleh satu raksasa internet bernama Google.

Sistem yang dikembangkan Google relatif berbeda dengan para pendahulunya. Inilah yang membuat Google bisa melejit dengan cepat sebagai mesin pencari favorit sejak mulai dibuat pada Januari 1996.
Bermula dari BackRub
Adalah Larry Page dan Sergey Brin yang memulai pondasi mesin pencari dengan menggunakan sistem BackRub. Sistem ini mengandalkan backlink sebagai alat pemeringkatan.
Google pun membuat ranking setiap halaman situs berdasarkan penyebutan situs tersebut di situs-situs yang lain.
Ranking yang diraih sebuah situs akan bergantung dari sebanyak apa orang yang terhubung dengan situs tersebut.
Semakin banyak orang yang terhubung dengan situs tersebut, maka akan semakin tinggi ranking yang didapat. Dalam hal ini, kredibilitas situs tersebut juga ikut mendukung rangking yang diperoleh.
Sejarah mesin pencari mencatat Google sendiri baru resmi diluncurkan pada 1998. Setelah semua sistem yang dirancang dinilai sudah layak tampil. Meski pada saat itu orang-orang belum terlalu peduli dengan PageRank.
Kemampuan Google dalam merancang mesin pencari yang canggih membuat pihak lain tertarik bekerja sama. Pada 1999, AOL pun menjadi mitra pertama Google.
MSN

Di akhir dekade ini sebenarnya sempat muncul MSN yang coba menyaingi Google. Mereka mengandalkan sistem yang dikembangkan Overture, Looksmart, dan Inktomi.
Namun perkembangannya tak mampu sepesat Google. Hingga akhirnya Netscape membeli MSN pada awal 1998. Pada November 1998, giliran AOL yang mengakuisisi Netscape senilai 4,5 miliar dolar AS.
Milennial Kedua
Memasuki millenial baru, perusahaan yang mau berkecimpung dalam mengembangkan teknologi dan sistem di mesin pencari makin berkurang.
Kondisi ini membuat Google makin menggurita. Berkat sistem yang dikembangkan, Google muncul menjadi mesin pencari paling kuat dan disukai banyak orang.
Kekuatan Google bahkan membuat Yahoo mengambil satu putusan penting. Mereka menjadikan Google sebagai mitra dalam mesin pencari.
Ini merupakan salah satu catatan penting dalam sejarah mesin pencari. Yahoo yang sempat begitu kuat, akhirnya harus mengakui keunggulan teknik algoritma yang dikembangkan dan terus diperbarui oleh Google.
Salah satu keunggulan Google yang tak dimiliki kompetitornya adalah ketika mulai meluncurkan Adsense pada sekitar 2003. Ini menjadi sumber pemasukan masif bagi Google. Sekaligus dibutuhkan oleh para pengelola situs di dunia maya.
Bing

Sekitar pertengahan 2009, Microsoft merilis mesin pencari yang diberi nama Bing.
Ini sebenarnya hanya perbaikan dari sistem lama yang mereka miliki. Kemudian di-rebranding untuk lebih menarik minat publik.
Di Amerika Serikat, Bing termasuk mesin pencari yang disukai karena memang ada sejumlah fitur yang cocok bagi masyarakat di sana.
Namun di luar Amerika, Bing kurang populer dan masih kalah gaung dari Google.
Social Search Engine
Orang Indonesia pun sebenarnya punya kemampuan untuk mengembangkan sebuah mesin pencari yang cocok dengan kondisi di dalam negeri. Salah satunya adalah Geevv.com. Mesin pencari ini buatan seorang mahasiswi Universitas Indonesia bernama Azka A.Silmi.

Dibuat pada 2016, Geevv bukan sebuah mesin pencari biasa. Karena punya tujuan untuk menghimpun dana yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan sosial. Dari setiap kata yang diketik di Geevv otomatis dikonversi menjadi 10 rupiah.
Pada awalnya, dana sosial itu berasal dari investasi. Setelah Geevv makin banyak digunakan, maka donasi akan diambil dari pendapatan iklan yang jumlahnya mencapai 80 persen.
Program sosial yang dibantu Geevv antara lain kesehatan, pendudukan, dan pengentasan kemiskinan.
Untuk menjalankan proyek ini, Azma tak bekerja sendirian. Dia dibantu oleh:
- Andika Deni Prasetya
- Hana B. Adiningsih (blog writer)
- Janu Prasetya (social media & content manager)
- Ichlas (admin)
- Silih Mulyadi (social project management).
Meski sejatinya Geevv tidak 100 persen murni mesin pencari buatan anak bangsa, tapi misi yang dibawa tetap harus didukung.
Jika startup ini bisa berkembang, akan makin banyak dana yang terkumpul untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan.
https://www.foldertekno.com/sejarah-mesin-pencari/
3).Sejarah search egine
Saat awal perkembangan internet, Tim Berners-Lee membuat sebuah situs web yang berisikan daftar situs web yang ada di internet melalui peladen web CERN. Sejarah yang mencatat sejak tahun 1992 masih ada hingga kini.[2] Dengan semakin banyaknya situs web yang aktif membuat daftar ini tidak lagi memungkinkan untuk dikelola oleh manusia. Utilitas pencari yang pertama kali digunakan untuk melakukan pencarian di internet adalah Archie yang berasal dari kata "archive" tanpa menggunakan huruf "v".[3] Archie dibuat tahun 1990 oleh Alan Emtage, Bill Heelan dan J. Peter Deutsch, saat itu adalah mahasiswa ilmu komputer Universitas McGill, Amerika Serikat. Cara kerja program tersebut adalah mengunduh daftar direktori serta berkas yang terdapat pada layanan ftp publik (anonim) kemudian memuatnya ke dalam basisdata yang memungkinkan pencarian.
Mesin pencari lainnya seperti Aliweb, muncul di 1993 dan masih berjalan hingga saat ini. Salah satu mesin pencari pertama yang sekarang berkembang menjadi usaha komersial yang cukup besar adalah Lycos, yang dimulai di Carnegie Mellon University sebagai proyek riset pada tahun 1994.
Segera setelah itu, banyak mesin pencari yang bermunculan dan bersaing memperebutkan popularitas. Termasuk di antaranya adalah safari web browsing yang aman dan untuk publik. Masing-masing bersaing dengan menambahkan layakan-layanan tambahan seperti yang dilakukan oleh Yahoo.
Tahun 2002 Yahoo! mengakuisisi Inktomi, setahun kemudian mengakuisisi AlltheWeb dan Altavista kemudian meluncurkan mesin pencari sendiri yang didasarkan pada teknologi gabungan dari mesin-mesin pencari yang telah diakuisisinya serta memberikan layanan yang mengutamakan pencarian Web daripada layanan-layanan lainnya.
Di bulan desember 2003, Orase menerbitkan versi pertama dari teknologi pencari waktu-riilnya. Mesin ini memiliki banyak fungsi baru dan tingkat unjuk kerja yang jauh lebih baik.
Mesin pencari juga dikenal sebagai target investasi internet yang terjadi pada akhir tahun 1990-an. Beberapa perusahaan mesin pencari yang masuk ke dalam pasar saham diketahui mencatat keuntungan besar. Sebagian lagi sama sekali menonaktifkan layanan mesin pencari, dan hanya memasarkannya pada edisi-edisi enterprise saja, contoh Northern Light sebelumnya diketahui merupakan salah satu perintis layanan mesin pencari di internet.
Buku Osmar R. Zaïane From Resource Discovery to Knowledge Discovery on the Internet menjelaskan secara rinci sejarah teknologi mesin pencari sebelum munculnya Google. Mesin-mesin pencari lainnya mencakup a9.com, AlltheWeb, Ask Jeeves, Clusty, Gigablast, Teoma, Wisenut, GoHook, Kartoo, dan Vivisimo.
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Mesin_pencari_web
4). Sejarah search engine
Kalau kita mendengar istilah mesin pencari atau search engine, mungkin yang terbayang dalam pikiran kita adalah Google. Bagaimana tidak, karena saat ini ketika kita ingin mencari suatu informasi di Internet maka Google lah yang sering kali membantu kita menemukannya. Tidak hanya di Indonesia, bahkan di dunia. Saking besarnya nama Google, bahkan istilah baru yang kemudian muncul untuk menggantikan istilah "mencari informasi dengan mesin pencari", yaitu googling. Tidak heran, jika saat ini Alphabet (perusahaan induk dari Google) merupakan salah satu dari perusahaan paling berpengaruh di dunia.
Tapi tunggu dulu, berbicara tentang mesin pencari, betapapun begitu melekatnya nama Google dalam benak kita, ternyata Google bukanlah mesin pencari pertama di dunia, bahkan bukan juga yang kedua atau ketiga. Google mulai lahir di tahun 1996, sedangkan sebenarnya teknologi mesin pencari sejak tahun 1990 pun sudah ada.
https://www.codepolitan.com/sejarah-mesin-pencari-tahun-tahun
Saat awal perkembangan internet, Tim Berners-Lee membuat sebuah situs web yang berisikan daftar situs web yang ada di internet melalui peladen web CERN. Sejarah yang mencatat sejak tahun 1992 masih ada hingga kini. Dengan semakin banyaknya situs web yang aktif membuat daftar ini tidak lagi memungkinkan untuk dikelola oleh manusia. Utilitas pencari yang pertama kali digunakan untuk melakukan pencarian di internet adalah Archie yang berasal dari kata "archive" tanpa menggunakan huruf "v". Archie dibuat tahun 1990 oleh Alan Emtage, Bill Heelan dan J. Peter Deutsch, saat itu adalah mahasiswa ilmu komputer Universitas McGill, Amerika Serikat. Cara kerja program tersebut adalah mengunduh daftar direktori serta berkas yang terdapat pada layanan ftp publik (anonim) kemudian memuatnya ke dalam basisdata yang memungkinkan pencarian.
Mesin pencari lainnya seperti Aliweb, muncul di 1993 dan masih berjalan hingga saat ini. Salah satu mesin pencari pertama yang sekarang berkembang menjadi usaha komersial yang cukup besar adalah Lycos, yang dimulai di Carnegie Mellon University sebagai proyek riset pada tahun 1994.
Segera setelah itu, banyak mesin pencari yang bermunculan dan bersaing memperebutkan popularitas. Termasuk di antaranya adalah WebCrawler, Hotbot, Excite, Infoseek, Inktomi, dan AltaVista. Masing-masing bersaing dengan menambahkan layakan-layanan tambahan seperti yang dilakukan oleh Yahoo.
Tahun 2002 Yahoo! mengakuisisi Inktomi, setahun kemudian mengakuisisi AlltheWeb dan Altavista kemudian meluncurkan mesin pencari sendiri yang didasarkan pada teknologi gabungan dari mesin-mesin pencari yang telah diakuisisinya serta memberikan layanan yang mengutamakan pencarian Web daripada layanan-layanan lainnya.
Di bulan desember 2003, Orase menerbitkan versi pertama dari teknologi pencari waktu-riilnya. Mesin ini memiliki banyak fungsi baru dan tingkat unjuk kerja yang jauh lebih baik.
Mesin pencari juga dikenal sebagai target investasi internet yang terjadi pada akhir tahun 1990-an. Beberapa perusahaan mesin pencari yang masuk ke dalam pasar saham diketahui mencatat keuntungan besar. Sebagian lagi sama sekali menonaktifkan layanan mesin pencari, dan hanya memasarkannya pada edisi-edisi enterprise saja, contoh Northern Light sebelumnya diketahui merupakan salah satu perintis layanan mesin pencari di internet.
Buku Osmar R. Zaïane From Resource Discovery to Knowledge Discovery on the Internet menjelaskan secara rinci sejarah teknologi mesin pencari sebelum munculnya Google. Mesin-mesin pencari lainnya mencakup a9.com, AlltheWeb, Ask Jeeves, Clusty, Gigablast, Teoma, Wisenut, GoHook, Kartoo, dan Vivisimo.
https://www.kaskus.co.id/thread/5365f2208f07e7ab528b45c9/sejarah-tentang-search-engine-mesin-pencari
Komentar
Posting Komentar